header-photo

Peran Blog ---> Pendidikan?

Peran blog ----> Pendidikan?

Adakah korelasi antara blog dengan pendidikan? Dan apakah blog itu sendiri memiliki peran dalam proses pendidikan ? Di sini kami mulai membahasnya.

Tak dapat dipungkiri, bahwa pengaruh perkembangan teknologi masa kini telah berpengaruh kepada orang-orang sehingga mereka jauh lebih suka membuka internet daripada membuka buku. Apalagi untuk mencari suatu bahan informasi atau referensi, kini jarang orang memilih untuk mencari dari indeks-indeks buku yang tebal, karena selain menyita waktu, search engine seperti google sudah dengan mudah tersedia di internet dan dapat memberikan informasi yang kita butuhkan dalam waktu yang singkat.

Begitu pula halnya dengan blog, yang dapat memberikan kita beragam informasi yang dibutuhkan sesuai dengan kriteria blog itu sendiri. Banyak manfaat yang dapat dipetik dari adanya blog ini, khususnya untuk pendidikan. Misalnya saja, ringkasan yang ditulis blogger mengenai pelajaran sekolah, praktikum, dan teori-teori lainnya, belum lagi ilmu tambahan yang biasanya ditambahkan oleh penulis sesuai sudut pandangnya yang dapat menambah ragam wawasan dan pemahaman kita dari sisi-sisi yang berbeda. Sungguh hal yang seperti itu memiliki peran dalam pendidikan dalam membantu siswa memperoleh pemahaman dalam pelajaran atau wawasan tambahan.

Peran blog tidak hanya sampai situ, karena blog pun mempunyai potensi yang cukup luar biasa, yakni sebagai media komunikasi antar pelajar, masyarakat, dan pemerintah. Melalui blog, para pelajar khususnya dapat menyalurkan aspirasi beserta kritik mereka yang berkaitan dengan sekolah, kinerja pemerintah, fenomena yang terjadi di masyarakat, dan lain sebagainya. Dimana selama ini kita ketahui, penyaluran aspirasi pelajar terhadap hal-hal yang berkaitan dengan sekolah apalagi yang sifatnya agak menyentil cukup disulitkan, mengingat power pelajar saat ini masih sangat minim untuk memberi aspirasi, apalagi mengajukan keberatan atau kritik terhadap instansi atau lembaga sudah memiliki nama.

Takut. Ya, takut bisa menjadi salah satu alasan mengapa pelajar tidak berani mengungkapkan pendapatnya atau mengajukan kritiknya. Apalagi dalam menyampaikan sesuatu yang bersifat argument secara langsung ini memang pada realitanya tidak memungkiri si penyalur aspirasi akan terkena marah, sindir, atau kerugian psikis dan akademis lainnya dari pihak yang dikritik. Nah, melalui adanya media seperti blog ini, para pelajar yang ingin mengeluarkan uneg-unegnya tak usah lagi menutup diri, karena dengan identitas yang bisa disamarkan, mereka dapat menyalurkan aspirasi mereka secara terbuka, bebas, namun sesuai dengan batas-batas norma tentunya.

Isi blog tidak dapat dipertanggungjawabkan? Mungkin memang kelak ada beberapa artikel yang isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan, tetapi kami yakin artikel yang jujur akan jauh lebih banyak daripada artikel yang tidak dapat dipertanggungjawabkan karena pada dasarnya kami yakin orang yang berpikir jernih jauh lebih banyak daripada orang yang berpikir secara keruh.

Mungkin sejauh ini, hanya melalui bloglah kami dapat menuliskan aspirasi, keinginan, dan harapan kami yang bersifat konstruktif untuk kemajuan sekolah kami, kota kami, dan negeri kami tercinta. From us, by us, for us :)




3 komentar:

Erha Andika mengatakan...

aduh maaf nih tulisannya kecil-kecil, ngetik di word trus dipindah, jadi gitu, udah diutak atik tetep aja nggak bisa. ada yang bs kasih solusi?

wulaan mengatakan...

nice article:)

Abdurahman mengatakan...

"Mungkin memang kelak ada beberapa artikel yang isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan, tetapi kami yakin artikel yang jujur akan jauh lebih banyak daripada artikel yang tidak dapat dipertanggungjawabkan karena pada dasarnya kami yakin orang yang berpikir jernih jauh lebih banyak daripada orang yang berpikir secara keruh.

Mungkin saya bisa koreksi diatas : artikel yang jujur akan lebih banyak memiliki royal visitors daripada blog dengan artikel sampah.

Saya sendiri menyayangkan, disamping sesama blogger, sedikit sekali pengunjung yang komentar pada artikel, adapun komentarnya tidak mampu membuat diskusi lebih lanjut/Out of topic.

:)